European Space Agency atau Badan Antariksa Eropa merencanakan akan meluncurkan sebuah misi mencari bumi baru. Misi ini akan dimulai setidaknya pada 2024.
Seperti yang dilansir The Verge (20/2), lewat program PLATO Planetary Transits and Oscillations of stars, ESA berupaya mencari rumah kedua bagi umat manusia. Terlebih, kesempatan itu terbuka lebar meski harus mencarinya di antara tumpukan jutaan bintang di semesta.
Observasi berbasis luar angkasa ini akan menggunakan 34 teleskop kecil dan kamera untuk memperhatikan titik-titik kecil di langit. Targetnya adalah tanda sebuah kehidupan yang biasanya diawali dengan hadirnya bintang dengan sinar yang memadai.
ESA ingin hasil dari observasi ini mampu menemukan planet berukuran seperti bumi atau lebih-lebih bumi super besar. Tentunya, planet yang dicari harus berada dalam zona yang bisa ditinggali manusia.
Untuk mengawali misi, PLATO akan meluncurkan roket Soyuz lewat sebuah fasilitas peluncuran di Guyana Prancis. Diharapkan program ini akan mulai berjalan pada 2024 dan kembali ke bumi enam tahun kemudian.

ConversionConversion EmoticonEmoticon